Hari ini saya akan berbagi informasi tentang salah satu transportasi umum di Jakarta yaitu commuter line. Commuter
line
adalah kereta rel listrik yang dioperasikan untuk wilayah Jabodetabek. Saat ini commuter melayani
lintas Jakarta-Bogor, PP (Pulang
pergi); Jakarta-Tanah abang, PP; Jakarta-Bekasi, PP;
Jakarta-Tangerang, PP; dan Jakarta-Serpong, PP.
Mulai 1 April 2015, PT. KAI telah
memberlakukan tarif progresif baru berdasarkan jarak km stasiun. Untuk 25 km
pertama dikenakan Rp 2.000,-
dan setiap 10 km berikutnya Rp 1.000,-.
Uang jaminan untuk Tiket Harian Berjaminan (THB) Rp 10.000,-. Sedangkan untuk
tiket multitrip dan kartu bank minimal saldo Rp 11.000,-.
Tiket
perjalanan menggunakan e-ticketing
yang disediakan dalam dua bentuk, yaitu Tiket
Harian Berjaminan (THB) dan Kartu
Multi Trip (KMT). Penumpang
diwajibkan untuk melakukan tap-in di gerbang masuk dan tap-out di
gerbang keluar.
Berikut adalah penjelasan singkat dari setiap kartu :
- Tiket Harian Berjaminan (THB) adalah kartu untuk sekali perjalanan. Penumpang diharuskan untuk membayar uang jaminan untuk THB senilai Rp 10.000,-. Uang jaminan ini dapat diambil kembali di stasiun hingga jangka waktu maksimal 7 hari atau ditukarkan kembali dengan THB baru dengan membayar tarif untuk perjalanan selanjutnya.
- Kartu Multi Trip (KMT) adalah kartu prabayar isi ulang yang dapat digunakan penumpang sebagai tiket KRL dengan saldo saat keluar di stasiun tujuan tidak kurang dari Rp 11.000,00. Kartu tersebut hanya bisa digunakan untuk naik KRL saja dan dapat di isi ulang di seluruh stasiun KRL di Jabodetabek.
- Kartu Prabayar (Kartu Bank). Kartu yang dapat digunakan di commuter line adalah kartu Flazz BCA, Mandiri E-Money, Brizzi, BRI, dan BNI TapCash. Cara penggunaan kartu tersebut sama halnya dengan cara penggunaan Kartu Multi Trip.
Saya akan menceritakan perjalanan saya menggunakan commuter line. Saya bersama teman-teman saya ingin berlibur ke Bogor dan kami
pun memutuskan untuk menggunakan commuter line. Kami berangkat dari Stasiun Pesing. Sesampainya di stasiun
kami langsung menuju loket pembelian tiket. Untuk ke Bogor saya hanya membayar
Rp 6.000,- dengan waktu tempuh ± 2jam. Karena
kami baru pertama kali naik commuter maka kami sering bertanya pada petugas
yang berjaga di sekitar stasiun. Mereka baik dan informatif.
Dari Stasiun Pesing kami hanya perlu transit di Stasiun
Duri. Dari Stasiun Duri kami
langsung naik commuter
dengan tujuan akhir Bogor. Ketika
kereta
mendekati stasiun pemberhentian, setiap gerbong akan diberitahukan melalui speaker yang tersedia. Dan di setiap
bagian atas pintu dalam kereta juga terdapat peta rute jadi penumpang mengetahui posisinya dan tidak akan hilang arah.
Kondisi di dalam kereta pun bersih dan nyaman. Dan
yang paling saya suka adalah commuter
line menyediakan gerbong khusus untuk
wanita. Jadi saya tidak perlu khawatir dengan tindakan-tindakan yang tidak
menyenangkan di transportasi umum. Yang terpenting adalah saya dan teman-teman dapat
sampai di Bogor dengan cepat dan murah.
Bagi teman-teman yang ingin menggunakan commuter line, kalian harus tetap
berhati-hati atas barang bawaan kalian. Ada baiknya apabila membawa tas, kalian dapat menyimpan barang berharga di dalam tas. Untuk
wanita kenakan pakaian yang tertutup dan tidak mengenakan perhiasan yang
berlebihan. Semoga perjalanan kalian juga menyenangkan ya dengan commuter line.
Source : http://www.krl.co.id/
Source : http://www.krl.co.id/


No comments:
Post a Comment