Saturday, October 10, 2015

Transjakarta


Apakah kalian merasa kota Jakarta semakin padat? Padat penduduk maupun padat transportasinya sehingga menimbulkan kemacetan dimana-mana. Oleh sebab itu pemerintah daerah Kota Jakarta mengembangkan moda transportasi umum untuk mengatasi kemacetan ibu kota, mulai dari jalur kereta api (commuter line) dan Transjakarta (busway). Hal ini untuk mengakomodir para pengguna jalan terutama mobil pribadi untuk menghindari kemacetan dan mengefisiensikan waktu tempuh menuju tempat kerja.

Pada posting-an sebelumnya saya telah berbagi informasi tentang commuter line. Hari ini saya akan berbagi informasi tentang Transjakarta.




Transjakarta atau sering disebut juga busway memiliki 12 koridor yaitu:

  1. Blok M – Kota
  2. Pulo Gadung – Harmoni
  3. Kali Deres – Harmoni
  4. Dukuh Atas – Pulo Gadung
  5. Kampung Melayu – Ancol
  6. Ragunan – Dukuh Atas
  7. Kampung Rambutan – Kampung Melayu
  8. Lebak Bulus – Harmoni
  9. Pinang Ranti – Pluit
  10. Tanjung Priok – PGC 2 (Cililitan)
  11. Kampung Melayu – Pulo Gebang
  12. Pluit – Tanjung Priok
http://www.transjakarta.co.id/peta_full.php

Sistem pembayaran Transjakarta menggunakan e-ticketing (Smart Card). Smart Card yang dapat digunakan adalah:
  • JakCard,
  • e-Money,
  • e-Toll Card,
  • Indomaret Card,
  • Brizzi,
  • BCA Flazz,
  • A Card Flazz,
  • BNI Prepaid, dan
  • Mega Cash.
Harga Smart Card (pembelian pertama) berbeda-beda untuk setiap bank. PT Transjakarta telah bekerja sama dengan Bank Mandiri, BRI, BNI, BCA, dan Bank Mega. Jadi teman-teman yang memiliki kartu bank tersebut bisa melakukan top up di halte Transjakarta.
Cara penggunaan menggunakan Smart Card:
  1. Penumpang dengan Smart Card langsung menuju pintu elektronik
  2. Tempelkan kartu selama 2-3 detik di tempat dengan tulisan TEMPEL DI SINI (TAP) sampai ada bunyi yang menandakan bahwa kartu smart card yang telah kita tempel telah terdebet.
  3. Saat lampu telah berubah dari merah ke hijau, dorong pintu turnstile (GO)
  4. Smart card akan terdebet sesuai dengan tarif Transjakarta dan sisa uang akan terlihat di display

Bagi teman-teman yang pindah koridor (transfer), kalian tidak perlu membayar tiket lagi selama tidak keluar dari area berbayar (paid area). Untuk peta layanan Transjakarta, kalian bisa temukan di halte dan di atas pintu bagian dalam busway. Jika memerlukan informasi, kalian bisa bertanya pada petugas yang ada di sekitar halte atau di dalam busway. Untuk beberapa busway, juga tersedia speaker yang akan menginformasikan penumpang tentang pemberhentian halte selanjutnya.
Peta rute di halte busway

Peta rute di dalam busway
Jam operasional normal untuk seluruh koridor utama adalah 05.00-22.00. Dan untuk operasional Angkutan Malam Hari (Amari) atau Angkutan Dini Hari (Andini) pada beberapa koridor adalah 22.00-04.30. Untuk sementara, 'Amari' dan 'Andini' disediakan di empat koridor, yaitu Koridor 2 (Pulo Gadung-Harmoni), Koridor 5 (Kampung Melayu-Ancol), Koridor 8 (Lebak Bulus-Harmoni) dan Koridor 10 (Tanjung Priok-Cililitan).
Ada sekitar 66 bus tunggal Transjakarta 'Amari' dan 'Andini' yang siap melayani warga setiap harinya. Waktu ketibaan angkutan itu diusahakan lebih sering, yakni pukul 22.00-24.00 WIB tiba setiap 10 menit, pukul 24.00-01.00 WIB tiba setiap 15 menit, pukul 01.00-03.00 WIB tiba setiap 20 menit, dan pukul 03.00-04.30 WIB tiba setiap 30 menit di setiap halte.
Bagi teman-teman yang ingin menggunakan busway, kalian harus dapat memperkirakan waktu tempuh ke halte tujuan kalian, misalnya berangkat 1 jam lebih awal. Hal ini dikarenakan kondisi Jakarta yang macet dan jalur khusus busway yang masih digunakan kendaraan lain. Kalian juga harus siap berdesak-desakan dengan penumpang lainnya khususnya di jam masuk dan jam pulang kerja karena mayoritas pengguna transportasi ini adalah pekerja kantoran. 


Oleh karena itu, teman-teman harus hati-hati dengan barang bawaan masing-masing karena ada orang-orang yang memanfaatkan situasi ramai tersebut untuk melakukan pencurian dan pelecehan. Letakkan semua barang berharga di dalam tas dan posisikan tas kalian di bagian depan. Untuk wanita usahakan duduk atau berdiri di area khusus wanita bagian depan dekat supir. Lebih baik jika penumpang dalam busway sudah sangat banyak, maka teman-teman bisa menunggu untuk naik busway berikutnya.  
Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Source : http://www.transjakarta.co.id/

No comments:

Post a Comment